<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Crusnikyaha's Blog</title>
	<atom:link href="http://crusnikyaha.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://crusnikyaha.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Sep 2009 08:49:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='crusnikyaha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Crusnikyaha's Blog</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://crusnikyaha.wordpress.com/osd.xml" title="Crusnikyaha&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://crusnikyaha.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Allahu Ahad</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/allahu-ahad/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/allahu-ahad/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/allahu-ahad/</guid>
		<description><![CDATA[Tae Woong yang jenius Matematika berkata pada Bo Ra, “Bilangan prima adalah bilangan yang punya harga diri tinggi, karena pembaginya adalah dirinya sendiri dan angka 1.” Bo Ra yang mahasiswi Manajemen tingkat akhir merasa terhina dan menjelaskan bahwa ia sudah mengetahui hal itu semenjak SMP. Saya pernah merasa menjadi 7, kadang 13, dan seringkali 19. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=18&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tae Woong yang jenius Matematika berkata pada Bo Ra, “Bilangan prima adalah bilangan yang punya harga diri tinggi, karena pembaginya adalah dirinya sendiri dan angka 1.” Bo Ra yang mahasiswi Manajemen tingkat akhir merasa terhina dan menjelaskan bahwa ia sudah mengetahui hal itu semenjak SMP.<br />
Saya pernah merasa menjadi 7, kadang 13, dan seringkali 19. Tidak bisa berbagi dengan siapapun kecuali diri saya sendiri dan 1. Satu-satunya yang mengerti saya adalah 1. Satu-satunya yang memahami saya adalah 1.<br />
Wajah Bo Ra yang tadinya cemberut berubah menjadi senyum ketika ia mengatakan, “Aku ingin menjadi angka 1 untukmu Tae Woong.” Mmm…pasti Tae Woong sangat bahagia hingga ia tak sanggup berkata apa-apa lagi.<br />
Lalu siapa angka 1 itu ketika saya merasa tak terpahami? Apakah keluarga atau saudara? Rasanya bukan, karena tidak semua hal bisa dengan leluasa saya utarakan kepada meraka. Mungkinkah teman atau sahabat? Kelihatannya juga bukan, karena jika ia adalah teman sejati maka saya akan menambah bebannya dan kalau ternyata ia adalah musuh dalam selimut tentu ia akan menertawakan saya. Bagaimana dengan air mata? Menangis memang melegakan tapi tak akan menyelesaikan masalah. Bukankah ada blog atau facebook? Tentu tidak. Semenjak mencuatnya kasus Prita Mulyasari, saya lebih berhati-hati menulis sesuatu yang bersifat “ngrasani”pihak lain.<br />
1, Satu, Ahad, Esa, Tunggal, The One, yang mendengarkan apa dan kapan saja, yang mengetahui perasaan tanpa saya harus berkata-kata, yang menyembuhkan hati ketika terluka, yang memahami ketika tak satu pun mengerti,bagi saya adalah Allahu Ahad.</p>
<p>Han Tae Woong &amp; Kim Bo Ra adalah tokoh dalam Serial Korea “The Snow Queen”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=18&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/allahu-ahad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Si Kurus dan Si Kecil</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/si-kurus-dan-si-kecil/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/si-kurus-dan-si-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:47:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/si-kurus-dan-si-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[Si Kecil terlahir dengan kedua mata tertutup lendir tebal. Entah ia bisa melihat entah tidak. Andaikata ia bisa melihat mungkin hanya bayang-bayang saja atau dunia hitam putih seperti televisi tak berwarna. Cara berjalannya lucu, terkesan ceroboh. Kepalanya sering terbentur bermacam-macam benda yang ada di hadapannya, batu, ember, tembok, pagar, kaki kursi, pernah juga kakiku. Seketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=17&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Si Kecil terlahir dengan kedua mata tertutup lendir tebal. Entah ia bisa melihat entah tidak. Andaikata ia bisa melihat mungkin hanya bayang-bayang saja atau dunia hitam putih seperti televisi tak berwarna. Cara berjalannya lucu, terkesan ceroboh. Kepalanya sering terbentur bermacam-macam benda yang ada di hadapannya, batu, ember, tembok, pagar, kaki kursi, pernah juga kakiku. Seketika ia berbalik arah kemudian lari tunggang langgang. Akibatnya kepalanya terbentur lagi.<br />
Si Kurus semakin terlihat kurus setelah melahirkan Si Kecil. Perutnya kempes, pipinya tirus, tulang punggungnya menonjol, kaki-kakinya terbungkus kulit dan bulu-bulu halus dengan selapis daging tipis di bagian dalamnya. Tubuhnya layak menjadi potret kemelaratan dan kemiskinan.<br />
Modernisasi, globalisasi, teknologi informasi, dan perubahan-perubahan besar yang terjadi di dunia ternyata membawa dampak terhadap tingkah laku hewan-hewan domestik. Saat ini jarang sekali kucing berburu tikus. Tikus-tikus semakin besar ukurannya, semakin lincah gerakannya, semakin ganas nafsu makannya, semakin pintar otaknya. Walaupun racun tikus dibuat dengan bentuk, warna, aroma, dan rasa semirip mungkin dengan keju, mereka tidak memakannya. Keju sungguhan yang diletakkan di jebakan tikus pun tidak dimakan juga. Manusia stress karena hampir kehabisan akal mengatasi tikus-tikus ini. Lalu bagaimana dengan para kucing?<br />
Menghadapi lawan setangguh tikus, mereka putus asa. Kucing turun derajat, hilang harga diri. Cicak menjadi buruannya. Naluri berburu yang menumpul membuat kucing malas. Mereka menjadi pemulung, memilah makanan di tempat sampah. Karena tidak setiap hari menemukan tulang ayam dan duri ikan mereka membuang gengsi jauh-jauh, dari karnivora menjadi omnivora. Tempe, bakwan, perkedel, sampai kerupuk pun masuk ke perut.<br />
Termasuk Si Kurus , saya selalu berbagi makanan dengannya. Setelah Si Kurus tak sendiri lagi, jatah makanannya saya bagi dengan Si Kecil. Namun apa yang terjadi? Si Kurus melahap semua makanan, termasuk jatah Si Kecil. “Ibu macam apa ia?”, saya mbatin. Kejadian ini berulang setiap acara makan. Si Kecil tak kebagian. Sebuah strategi saya persiapkan. Si Kurus saya beri jatah lebih dulu, Si Kecil saya pancing agak menjauh. Setelah jaraknya cukup aman saya berikan jatahnya. Ia mengendus-endus kepala ikan di hadapannya. “Ayo cepat makan”, kata saya lembut seperti ibu kepada anaknya. Di luar dugaan Si Kurus mendekat. “Hus…hus…”, saya berusaha mengusirnya. Ia tetap maju, malah dengan berlari. Lhep…kepala ikan itu dilahapnya.<br />
Geram sekali rasanya. Ingin saya memakinya, “Dasar binatang!” Si Kurus cuek, sete;ah kenyang ia tiduran. Wajahnya innocent karena tak ada hari perhitungan dan pembalasan baginya. Si Kecil mendekati ibunya. Kalau menjadi dirinya tentu saya sudah protes dan mengancam minggat dari rumah karena dibiarkan kelaparan tanpa belas kasihan. Ia duduk di samping ibunya, dan hei…ia menyusu.<br />
Berarti selama ini saya telah salah paham. Ternyata Si Kurus bukan ibu yang jahat. Ternyata Si Kurus tidak bermaksud menyerobot jatah makan Si Kecil. Ternyata Si Kecil belum bisa mengunyah makanan padat. Ternyata Si kurus dan Si Kecil adalah pasangan ibu dan anak yang harmonis.<br />
Hari-hari berikutnya acara makan jadi menyenangkan. Si Kurus makan dengan lahap. Si Kecil menemani sambil mengendus-endus. Mungkin semacam latihan untuk mengasah indra penciumannya. Selesai Si Kurus makan, giliran Si Kecil minum susu.<br />
Hingga suatu hari Si Kurus enggan makan. Ia mengendus makanannya sebentar lalu meninggalkannya. Saya berusaha menarik perhatiannya agar kembali ke makanannya, “Pus…pus…”. Ia masih terlihat enggan. Apalagi ulahnya? Padahal ia harus menyusui anaknya, tapi mengapa tidak mau makan? Saya menahan diri untuk tidak mengatakan “Ibu macam apa ia?”<br />
Sementara itu Si Kecil mengendus ekor ikan yang baru saja saya lempar, lalu ternyata ia bukan hanya mengendusnya, tapi kemudian melahapnya dan mengunyahnya. Si Kurus duduk melihat anaknya menikmati makanan padat pertamanya. Mulai besok pembagian makanan harus diberlakukan lagi. Si Kurus, kaulah ibu sebenarnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=17&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/si-kurus-dan-si-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketahuan Nyontek Siapa</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/ketahuan-nyontek-siapa/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/ketahuan-nyontek-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:46:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/ketahuan-nyontek-siapa/</guid>
		<description><![CDATA[Kisruh aliran Ahmadiyah, kontroversi film Fitna, dan pro kontra penegakan syariat Islam telah melambungkan sebuah kalimat pembelaan dan pembenaran dari tokoh-tokoh yang berhaluan liberal, “Tuhan tak perlu dibela karena Ia tidak lemah, yang perlu dibela adalah gelandangan, kaum dhuafa, dan janda-janda miskin”. Sekilas terdengar bijaksana dan menyentuh perasaan. Ternyata kalimat tersebut adalah kata-kata Piscine Molitor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=16&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisruh aliran Ahmadiyah, kontroversi film Fitna, dan pro kontra penegakan syariat Islam telah melambungkan sebuah kalimat pembelaan dan pembenaran dari tokoh-tokoh yang berhaluan liberal, “Tuhan tak perlu dibela karena Ia tidak lemah, yang perlu dibela adalah gelandangan, kaum dhuafa, dan janda-janda miskin”. Sekilas terdengar bijaksana dan menyentuh perasaan.<br />
Ternyata kalimat tersebut adalah kata-kata Piscine Molitor Patel (Life of Pi). Mereka ketahuan nyontek deh. Sebenarnya bukan nyonteknya yang menjadi persoalan, karena ini bukan ulangan harian atau Ujian Akhir Nasional, melainkan siapa yang dicontek. Pi adalah orang yang imannya terombang-ambing antara Tauhid, trinitas, dan politheisme. Setiap Jum`at ia berjamaah di masjid, Minggu mengikuti misa di gereja, dan tak lupa menyempatkan diri ke kuil seminggu sekali. Ketika senang ia bersorak “Oh , puji syukur padamu, ya Ganesha! Terpujilah engkau dalam segala manifestasimu, Allah-Brahman!”.  Ketika ketakutan ia memanggil “Yesus, Maria, Muhammad, Wisnu…”. Rumahnya dihiasi gambar Perawan Maria, foto Ka`bah yang dikelilingi puluhan ribu umat di sekitarnya, patung perunggu Syiwa sebagai Nataraja, gambar Ganesha, lonceng, salib, sajadah, dan kaligrafi. Naudzubillah…<br />
Apakah kita masih mau mempercayai tokoh-tokoh itu  yang ternyata menyontek Pi? Mending nyontek Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya yang membela Allah sepanjang hidupnya.   </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=16&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/ketahuan-nyontek-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Kata yang Banung Suka</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/sebuah-kata-yang-banung-suka/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/sebuah-kata-yang-banung-suka/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:45:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/sebuah-kata-yang-banung-suka/</guid>
		<description><![CDATA[Saat balita Banung berkulit putih, berbadan gemuk, seperti cina Aku berkulit hitam, berbadan sedang, seperti negro Banung gemar minum susu, aku ga doyan Banung masih ompong, aku tumbuh gigi lebih dulu Mungkin baginya ini sungguh memalukan Saat TK Banung jadi ketua kelas, aku mengkudetanya Banung mundur, aku ikut-ikutan Bukan kekuasaan yang kuinginkan, melainkan hanya kesenangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=15&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat balita<br />
Banung berkulit putih, berbadan gemuk, seperti cina<br />
Aku berkulit hitam, berbadan sedang, seperti negro<br />
Banung gemar minum susu, aku ga doyan<br />
Banung masih ompong, aku tumbuh gigi lebih dulu<br />
Mungkin baginya ini sungguh memalukan</p>
<p>Saat TK<br />
Banung jadi ketua kelas, aku mengkudetanya<br />
Banung mundur, aku ikut-ikutan<br />
Bukan kekuasaan yang kuinginkan, melainkan hanya kesenangan mempermainkan<br />
Botol minum Banung warna biru, aku kuning, dengan bentuk dan model yang sama<br />
Banung tak bosan mengamatinya, meskipun sedang berjalan<br />
Botol itu bergoyang-goyang tersandang di lengannya<br />
Banung berkostum Batman, aku Superman<br />
Kami jadi tim gulat yang tangguh, menindas para sepupu</p>
<p>Saat SD<br />
Banung jadi tempat sampah, untuk sisa-sisa makananku<br />
Tanpa vitamin dan suplemen, kreativitas kami berkembang pesat<br />
Membuat api unggun kertas dekat tumpukan pakaian, tentu berpotensi kebakaran<br />
Mematikan saklar sekolah dan rumah orang<br />
Menggubah “Denpasar Moon” dengan syair nakal<br />
Mencipta karakter kartun bernama “Big Patrol” dan sebuah lagu berjudul “Adikku Sayang”<br />
Memasak  beraneka macam menu restoran dengan bahan murahan<br />
Mencuri jagung dan ketela di ladang<br />
Berenang-renang di sungai terlarang<br />
Nyaris mencoba rokok di malam lebaran<br />
Merevolusi badminton dengan gaya yang kampungan</p>
<p>Saat SLTP<br />
Kami jadi kurus karena bersepeda menempuh jarak ribuan meter<br />
Banung jadi idola, aku sebel dengan tingkahnya<br />
Banung jadi rebutan, aku malu melihat ulahnya<br />
Aku jaga jarak dengannya</p>
<p>Saat SMU<br />
Banung mulai jadi tukang ojekku<br />
Banung mengajariku naik kendaraan<br />
Aku hilang kendali, kami jatuh tersungkur, tapi hanya ia yang babak belur</p>
<p>Saat kuliah<br />
Banung tetap jadi tukang ojekku, aku sering membuatnya lama menunggu<br />
Banung mengantar pakaian, menerjang hujan dan malam,<br />
jika aku tak pulang karena menginap di kos teman<br />
Banung rela membolos untuk mengerjakan tugasku, tapi tak kuizinkan<br />
Banung menyewakan film dan anime yang kusuka<br />
Banung mendorongku membela kebenaran dengan tulisan<br />
Banung mengenalkanku pada dunia pergerakan<br />
Banung bilang “Aku saja yang berdemo di jalanan, kau cukup menulis di koran”<br />
Banung bilang “Tak usah dipikirkan,” saat aku menginjak hand phone-nya sampai layarnya buram<br />
Selepas kuliah<br />
Banung mentraktirku, bukan di restoran, tapi warung kecil tepi jalan<br />
Bukan steak atau sup iga bakar, tapi nasi kucing dan gorengan<br />
Banung tak menjanjikanku naik pesawat terbang, tapi kereta ekonomi<br />
“Ada banyak pelajaran kehidupan,” mungkin itu yang hendak Banung tunjukkan<br />
selain memang belum ada cukup uang<br />
Banung mengirim uang service komputer, agar aku tak repot ke rental<br />
Banung menyuruhku buka rekening, untuk mengirim uang jajan<br />
Banung bilang “Tak usah beli Maryamah Karpov, nanti aku bawakan”<br />
Banung bercerita ia bermimpi jalan-jalan bersamaku, ketika merindukan kampung halaman</p>
<p>Saat ini<br />
Entah bagaimana kabar Banung sekarang<br />
Entah bahagia entah bimbang<br />
Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih untuknya<br />
Sebuah kata yang Banung suka </p>
<p>Januari 2009<br />
Sebulan menjelang Banung pulang dari perantauan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=15&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/sebuah-kata-yang-banung-suka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tersindir</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/tersindir/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/tersindir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:44:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/tersindir/</guid>
		<description><![CDATA[Minggu yang menyenangkan karena saya bertemu dengan teman-teman yang mempunyai minat yang sama. Bersama Atmi membahas drama Korea yang menguras air mata. Di kantor, saya membahas buku bersama Pak Narso. Awalnya sulit percaya. Pak Narso yang sok serius padahal konyol itu ternyata hobi membaca juga. Akhirnya ada juga teman di kantor yang mempunyai minat yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=14&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu yang menyenangkan karena saya bertemu dengan teman-teman yang mempunyai minat yang sama. Bersama Atmi membahas drama Korea yang menguras air mata. Di kantor, saya membahas buku bersama Pak Narso. Awalnya sulit percaya. Pak Narso yang sok serius padahal konyol itu ternyata hobi membaca juga. Akhirnya ada juga teman di kantor yang mempunyai minat yang sama dengan saya. Kami segera janjian untuk bertukar buku.<br />
Malam hari, saya mencari-cari buku yang hendak saya pinjamkan untuk Pak Narso. Novel, dia tidak suka. Kumpulan cerpen, jelas bukan selera dia. Lalu tiba-tiba tangan saya mengambil sebuah buku bersampul merah menyala, `Jadilah Intelektual Progresif` karya Eko Prasetyo terbitan Resist tahun 2007. Melihat sampulnya saja semangat saya langsung terbakar hebat, sama seperti ketika membacanya beberapa tahun yang lalu. Wajah-wajah para intelektual yang dengan teguh mempertahankan keyakinannya hingga ajal menjemput dan tulisan kecil si sudut buku `Baca dan lawan’ mewakili keberanian isi buku tersebut.<br />
Namun sungguh aneh, ketika saya membuka halaman pertama buku itu perasaan saya tiba-tiba berubah dari semangat membara menjadi… entah sebal, entah benci. Sepertinya lebih mirip dengan tersinggung, tersindir, hanya karena sebuah kalimat `Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya!`<br />
Eko Prasetyo mempersembahkan buku itu untuk teman-temannya yang telah banyak berubah setelah meninggalkan kampus, setelah berpencar, setelah mencari penghidupan dan mengejar karir masing-masing. Mungkinkah saya termasuk golongan orang-orang yang berubah itu? </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=14&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/tersindir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adaptasi</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/adaptasi/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/adaptasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:42:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[adaptasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/adaptasi/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah 2 bulan lebih semenjak bekerja, sama sekali saya tidak menulis, mengaji pun tidak serutin dulu, kecuali jadwal mengajar yang tetap seperti biasa karena teror para keponakan. Sebenarnya bukan tidak sempat waktunya, karena terbukti jam tidur malah bertambah, tetapi tidak sempat berpikir untuk menulis apa. Stress, bisa dibilang begitu. Lingkungan baru beserta orang-orangnya membuat saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=13&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah 2 bulan lebih semenjak bekerja, sama sekali saya tidak menulis, mengaji pun tidak serutin dulu, kecuali jadwal mengajar yang tetap seperti biasa karena teror para keponakan. Sebenarnya bukan tidak sempat waktunya, karena terbukti jam tidur malah bertambah, tetapi tidak sempat berpikir untuk menulis apa. Stress, bisa dibilang begitu. Lingkungan baru beserta orang-orangnya membuat saya kurang nyaman. Berkali-kali saya mengeluhkan masalah ini pada keluarga dan sahabat dekat, sekadar untuk mengurangi beban. Namun yang terjadi saya malah tambah stress, karena dengan mengeluh berarti mengasihani diri sendiri dan merasa menjadi korban.<br />
Lalu saya mencoba mempraktekkan salah satu bab dalam pelajaran PPKn, tenggang rasa. Bagaimana perasaan teman-teman terhadap perlakuan saya? Mungkin terkadang saya lah yang menyebalkan dan membosankan. Saya tidak pernah memulai pembicaraan, tidak pernah mengatakan “Apa yang bisa saya bantu Pak?”, jarang bertanya “Bagaimana keadaan putri Bapak yang sedang sakit?”, “Terus gimana lanjutan ceritanya Pak”, tapi saya hanya mengatakan “Ya”, “Tidak”, “Ooo…”, “Ehm…”, dan “He eh” yang terkesan memutus pembicaraan. Kemudian jika waktu sudah menunjukkan pukul 2 lebih, saya beralasan “Sudah tidak konsentrasi Pak, capek, ngantuk, dilanjutkan besok saja ya.”, dan jika benar-benar ada pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu juga padahal sudah jam 3 lebih maka tampang cemberut selalu saya pasang.<br />
Padahal mereka telah menceritakan banyak hal, mengajak guyon, melempar plesetan yang tidak saya tertawakan, mentraktir makan siang, menemani saya puasa sunah meskipun berlainan agama.<br />
Maka dari itu saya berniat baik untuk “menerima” teman-teman apa adanya karena kelakuan saya ternyata tidak baik-baik amat. Saya berusaha utuk menghilangkan pikiran dan prasangka buruk tentang mereka sehingga saya tidak lagi stress, lalu bisa menulis lagi, mengaji dengan rutin lagi, dan mengajar dengan gembira lagi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=13&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/09/14/adaptasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Sepanjang Hayat</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/16/belajar-sepanjang-hayat/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/16/belajar-sepanjang-hayat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 01:45:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/16/belajar-sepanjang-hayat/</guid>
		<description><![CDATA[Perubahan selalu membuat saya terbengong-bengong sebentar, paling tidak untuk beberapa hari. Setelah bekerja, ada sesuatu yang hilang dari kehidupan saya. Tentu saya senang bekerja dan berpenghasilan. Ilmu saya akan berguna. Pengalaman dan pengetahuan baru akan bermanfaat bagi perbaikan kualitas diri. Namun di sisi lain saya harus meninggalkan rutinitas selama masa pengangguran. Tidak mengapa jika itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=10&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perubahan selalu membuat saya terbengong-bengong sebentar, paling tidak untuk beberapa hari. Setelah bekerja, ada sesuatu yang hilang dari kehidupan saya. Tentu saya senang bekerja dan berpenghasilan. Ilmu saya akan berguna. Pengalaman dan pengetahuan baru akan bermanfaat bagi perbaikan kualitas diri. Namun di sisi lain saya harus meninggalkan rutinitas selama masa pengangguran. Tidak mengapa jika itu adalah tidur siang atau malas-malasan. Yang saya sayangkan adalah belajar bersama anak-anak.<br />
Teringat kembali peristiwa 4 tahun lalu, ketika saya baru memasuki dunia perkuliahan. Jam kuliah yang tidak sepadat jam pelajaran SMA mendorong saya untuk bekerja sambilan. Menjadi tentor bimbingan belajar adalah yang terpikir pertama kali. Selain waktunya fleksibel, gajinya juga lumayan.<br />
Tawaran datang dari sepupu saya yang mengelola sebuah bimbingan belajar pribadi. Mbak Ririn datang ke rumah dengan harapan saya bersedia menjadi patnernya. Belum sempat saya berkata apa-apa, bapak dan ibu segera menolak secara halus dengan berbagai alasan, bahwa saya sibuk dengan segudang kegiatan kampus, belum bisa naik motor, dan belum layak mengajar. Mbak Ririn pulang dengan kecewa, demikian halnya saya. Kesal karena tidak punya kendali atas hidup meskipun saya bukan anak kecil lagi.<br />
Bapak dan ibu menangkap kekesalan saya kemudian menjelaskan kembali alasan-alasan tersebut. Saya tetap tidak terima. Banyak mahasiswa yang menjadi tentor tapi prestasinya tetap bagus, tidak harus punya motor untuk menjadi tentor, dan saya bisa mempelajari teknik-teknik mengajar yang baik. Akhirnya bapak mengemukakan alasan yang sebenarnya. Bapak berpendapat bahwa tenaga dan ilmu saya lebih dibutuhkan oleh anak-anak kampung kami daripada anak-anak kota yang ikut bimbingan belajar. Akan lebih baik jika saya belajar bersama anak-anak kampung kami yang pendidikannya sangat tertinggal. Namun saya masih kesal dan tidak menanggapi.<br />
Allah menunjukkan jalan terbaik untuk hamba-Nya. Beberapa hari kemudian Vina, tetangga saya yang waktu itu duduk di bangku SMP, datang ke rumah dengan membawa buku-buku pelajarannya. Ia kesulitan mengerjakan PR-nya. Saya berusaha membantu sebisanya. Besok malamnya dia datang lagi dengan keperluan yang sama, begitu juga malam-malam berikutnya. Selanjutnya bukan hanya Vina saja yang datang, anak-anak kampung kami yang lain yang duduk di bangku TK sampai SMP juga ikut belajar.<br />
Saya yang biasanya alergi anak-anak, kini mulai menyukai mereka meskipun sebenarnya lebih banyak jengkelnya. Bagaimana tidak? Anak-anak kampung ini susah sekali diatur. Kalau disuruh diam malah bicara sendiri, kalau disuruh menjawab malah diam. Rasanya tidak sanggup menghadapi mereka sendiri. Untunglah Banung membantu meng-handle anak-anak yang lumayan nakal dan sesekali mengajak mereka bermain komputer untuk menambah pengalaman dan hiburan. Maklum, komputer di kampung kami masih tergolong barang mewah. Sedangkan bapak dan ibu mengajarkan sopan santun, semisal mengucapkan salam ketika masuk rumah, bersalaman dengan tuan rumah, tidak makan dan minum sambil berjalan, dan hal-hal kecil lainnya.<br />
Kelompok belajar yang hanya aktif selama saya liburan semester dan libur akhir pekan ini berjalan kurang lebih empat tahun. Meskipun hasilnya tidak signifikan, karena nilai-nilai mereka tidak lantas menjadi bagus dan tingkah laku mereka mungkin hanya sedikit lebih baik, tapi kegiatan itu selalu saya rindukan. Mungkin inilah secuil perasaan yang dialami oleh almarhum mbah Soesman Darmo Sumarto. Beliau mendedikasikan dirinya sebagai pendidik. Di zaman dimana sekolah dianggap tidak penting, dengan sepeda ‘Oemar Bakrie’-nya beliau rela mendatangi anak-anak di rumah mereka untuk diajak ke sekolah. Meskipun kesejahteraan guru pada saat itu sangat memprihatinkan dan ajakannya lebih banyak ditanggapi dengan penolakan, beliau tidak pernah menyerah.<br />
Semoga berakhirnya kelompok belajar ini tidak menjadikan kami berhenti belajar di mana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun selama hayat masih di kandung badan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=10&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/16/belajar-sepanjang-hayat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tampang 100 Juta</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/tampang-100-juta/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/tampang-100-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 23:47:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[tampang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/tampang-100-juta/</guid>
		<description><![CDATA[Saya yang merasa menjadi korban, malah dicurigai sebagai tersangka. Unit kerja di mana saya bekerja yang sebelumnya mengusulkan tambahan pegawai baru sebanyak 4 orang, akhirnya menerima 5 orang termasuk saya. Kehadiran saya menimbulkan tanda tanya besar bagi para pegawai lama. Beragam pertanyaan muncul: ‘Lho, kok bisa nyasar ke sini?’, ‘Kita butuh 4 orang kok dikasih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=9&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya yang merasa menjadi korban, malah dicurigai sebagai tersangka. Unit kerja di mana saya bekerja yang sebelumnya mengusulkan tambahan pegawai baru sebanyak 4 orang, akhirnya menerima 5 orang termasuk saya. Kehadiran saya menimbulkan tanda tanya besar bagi para pegawai lama. Beragam pertanyaan muncul: ‘Lho, kok bisa nyasar ke sini?’, ‘Kita butuh 4 orang kok dikasih 5 orang?’. Pertanyaan-pertanyaan ini juga sudah berputar-putar di kepala saya sejak kemarin. Karena belum ada jawaban yang memadai, maka timbullah prasangka buruk berdasarkan asumsi.<br />
Seorang pegawai secara terbuka bertanya. Berikut kutipan percakapan saya dengan pegawai tersebut:<br />
Pegawai tersebut	: ‘Mbak dulu lolos rekrutmen?’<br />
Saya			: ‘Iya Pak’<br />
Pegawai tersebut	: ‘Murni mbak?’<br />
Saya			: ‘Iya Pak’<br />
Pegawai tersebut	: ‘Beneran?’<br />
Saya			: ‘Iya Pak’<br />
Pegawai tersebut	: ‘Kok bisa masuk sini, kan jurusan mbak tidak sesuai?’<br />
Saya			: ‘Itu yang  membuat saya bingung Pak.’<br />
Pegawai tersebut	: ‘O………… itu yang membuat mbak bingung. Kalau saya justru bingung mengapa<br />
	  mbak bisa lolos rekrutmen?’<br />
Saya			: ???<br />
Saya tersenyum saja, meskipun dalam hati terjadi kebakaran hebat. Setelah berpikir ulang, saya bisa memahami jika pegawai tersebut mencurigai saya karena saya adalah pegawai baru ‘tambahan’ dan latar belakang pendidikan saya yang tidak sesuai. Saya pun maklum jika pegawai tersebut mencurigai saya berbuat curang untuk lolos rekrutmen karena tampang saya yang tidak meyakinkan. Namun yang belum saya mengerti adalah apakah tampang saya pantas untuk seseorang yang mempunyai 100 juta untuk memuluskan rekrutmen? Hehehe…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=9&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/tampang-100-juta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Negeri Para Pendekar</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/negeri-para-pendekar/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/negeri-para-pendekar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 23:44:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pendekar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/negeri-para-pendekar/</guid>
		<description><![CDATA[(OST: ‘Tak Perlu Keliling Dunia’, oleh Gita Gutawa) Mimpi itu terasa penuh makna dan begitu jelas dalam ingatan sampai sekarang. Tidak seperti mimpi-mimpi lain yang kabur, semrawut alurnya, dan sulit diingat. Keluarga saya berpendapat bahwa itu adalah mimpi baik, kemudian ibu bertanya ‘Apa kamu melihat wajah beliau?’. ‘Tentu saja tidak, saya hanya bermimpi ziarah ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=8&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(OST: ‘Tak Perlu Keliling Dunia’, oleh Gita Gutawa)<br />
Mimpi itu terasa penuh makna dan begitu jelas dalam ingatan sampai sekarang. Tidak seperti mimpi-mimpi lain yang kabur, semrawut alurnya, dan sulit diingat. Keluarga saya berpendapat bahwa itu adalah mimpi baik, kemudian ibu bertanya ‘Apa kamu melihat wajah beliau?’. ‘Tentu saja tidak, saya hanya bermimpi ziarah ke makam beliau. Kalau wajah beliau sih sudah sering saya lihat di televisi,’ gurau saya. ‘Maksud saya Deddy Mizwar yang memerankan beliau di film-film,’ buru-buru saya menjelaskan sebelum ibu salah paham.<br />
Negeri para pendekar yang dahulu adalah kerajaan besar, kini terbelakang. Yang dahulu makmur sejahtera, kini miskin sengsara. Yang dahulu pusat peradaban, kini markas preman. Yang dahulu sungainya mengalir jernih, kini tergenang penuh kotoran pabrik dan limbah manusia. Yang dahulu terkemuka dengan ‘robinhood’-nya, kini terkenal dengan koruptornya. Yang dahulu menyerang penjajah imperialis hingga meyeberang samudra, kini menyerah pada perusahaan kapitalis sampai megorbankan waktu ibadah. Yang dahulu rakyatnya bangga pada tanah kelahirannya, kini dengan segala macam cara berusaha menutupi daerah asalnya, contoh konkretnya adalah suami Cici Paramida.<br />
Mimpi itu adalah pengingat tentang para pendekar negeri ini berikut sejarah yang telah mereka torehkan, sekaligus penggugah kesadaran tentang hutang yang belum terbayar akibat perlakuan kami terhadap warisan mereka. Untuk itu saya ingin bertahan di sini, mengabdi, dan berbahagia di sini.  </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=8&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/negeri-para-pendekar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>De Javu</title>
		<link>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/de-javu/</link>
		<comments>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/de-javu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 23:40:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>crusnikyaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[De jjavu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/de-javu/</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah berikanlah kekuatan untuk dapat menerima hal-hal yang tidak dapat saya ubah. Pengalaman disingkirkan secara legal dan sistematis terulang kembali. Sewaktu SMA, sekolah saya mendapat kesempatan untuk mengikuti sebuah kuis edukasi yang ditayangkan di televisi. Kuis itu akan diikuti oleh 100 peserta dari 4 SMA terbaik di kota, artinya sekolah saya harus memilih 25 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=7&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah berikanlah kekuatan untuk dapat menerima hal-hal yang tidak dapat saya ubah.<br />
Pengalaman disingkirkan secara legal dan sistematis terulang kembali. Sewaktu SMA, sekolah saya mendapat kesempatan untuk mengikuti sebuah kuis edukasi yang ditayangkan di televisi. Kuis itu akan diikuti oleh 100 peserta dari 4 SMA terbaik di kota, artinya sekolah saya harus memilih 25 siswa untuk mengikuti kuis bergengsi ini. Saya terpilih. Hari berikutnya panitia kuis mengadakan briefing. Mereka menjelaskan bahwa dari 25 siswa tersebut 20 orang berhak mengikuti kuis, sedangkan 5 siswa lain bertugas sebagai pembawa bendera dan peran-peran lain yang menurut saya tidak penting. Usai briefing, pihak sekolah mengumumkan nama-nama 5 siswa yang ‘tidak penting’ itu. Saya termasuk di antaranya. Selama ini tidak pernah ada seleksi untuk menentukan siapa ‘yang penting’, tapi mengapa tiba-tiba saya disingkirkan begitu saja.<br />
Sebagai bentuk protes, saya mengundurkan diri. 2 teman yang dianggap ‘tidak penting’ juga ikut mengundurkan diri. Pihak sekolah sama sekali tidak menyesal dan dengan mudah mendapatkan pengganti kami bertiga. Beberapa teman menyesalkan tindakan saya. ‘Sayang lho kamu mundur, paling tidak kan bisa masuk tv. Apalagi bintang tamunya Peter Pan,’ kata mereka.<br />
Kemudian ketika kuliah, saya disingkirkan dari sebuah organisasi yang saya banggakan. Satu persatu petinggi organisasi tersebut saya datangi untuk menuntut keadilan. Namun hasilnya nihil. Jangankan keadilan, sekadar menemui saya pun mereka enggan. Saya keluar.<br />
Lalu ketika baru saja menjejakkan kaki untuk memasuki dunia kerja, saya membuktikan sendiri bahwa dunia orang dewasa ternyata tidak mudah dipahami dan mungkin ‘sikut-sikutan’-nya lebih dahsyat daripada ‘sikut-sikutan’ di sekolah dan kampus. Saya tidak ditempatkan di unit kerja di mana seharusnya saya bertugas tanpa adanya penjelasan yang memadai.<br />
Beberapa bulan sebelumnya teman saya juga mengalami hal serupa. Dia dipindahtugaskan ke unit kerja lain tanpa alasan yang jelas. Bahkan teman dari teman saya itu dianggap mengundurkan diri sehingga tidak mendapat panggilan kerja, padahal jauh di sana dia sedang menanti-nanti panggilan tersebut. Kalau ini bukan cuma ‘disikut’ tapi ‘diinjak’ terus ‘ditendang’.<br />
Ya Allah tunjukkan hikmah di balik peristiwa ini seperti yang Engkau lakukan pada peristiwa-peristiwa lalu.<br />
Setelah mengundurkan diri dari kuis tersebut, saya mendapat kesempatan untuk menjadi peserta kuis sejenis yang lebih bergengsi, dan Alhamdulillah masuk semifinal. Setelah keluar dari organisasi tersebut, saya menjadi lebih tenang dan bisa menjadi diri sendiri. Semoga saya bisa memberikan pengabdian terbaik untuk ‘negeri para pendekar’, setelah apapun yang menimpa.<br />
Karena selemah-lemah iman adalah melawan kedzaliman dengan mbatin, maka Ya Allah jangan pernah biarkan saya menjual jiwa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/crusnikyaha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/crusnikyaha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/crusnikyaha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/crusnikyaha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/crusnikyaha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/crusnikyaha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/crusnikyaha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/crusnikyaha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/crusnikyaha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/crusnikyaha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/crusnikyaha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/crusnikyaha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/crusnikyaha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/crusnikyaha.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=crusnikyaha.wordpress.com&amp;blog=7530172&amp;post=7&amp;subd=crusnikyaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://crusnikyaha.wordpress.com/2009/05/08/de-javu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46e7716e59b897362e79ecb1778abb3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">crusnikyaha</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
